
Rekomendasikan Artikel Artikel Komentar Cetak Artikel Bagikan artikel ini di Facebook Bagikan artikel ini di Twitter Bagikan artikel ini di Google+ Bagikan artikel ini di Linkedin Bagikan artikel ini di StumbleUpon Bagikan artikel ini di Delicious Bagikan artikel ini di Digg Bagikan artikel ini ke Reddit Bagikan artikel ini ke Penulis Ahli Pinterest Alisa Clark
Jurnal spiritual adalah tempat di mana Anda dapat merenungkan otobiografi spiritual Anda. Ini adalah tempat di mana memoar spiritual Anda, atau kisah spiritual Anda, dapat direnungkan dan dipahami dengan cara baru. Jurnal spiritual sering tentang refleksi: refleksi pada spiritualitas kita, peristiwa yang mengubah hidup dan harapan dan impian kita.
Ada berbagai cara Anda dapat menggunakan jurnal spiritual untuk merefleksikan otobiografi spiritual Anda. Jurnal orang yang paling umum adalah melalui entri harian yang menggambarkan momen-momen yang bermakna secara spiritual pada hari itu. Terkadang momen-momen ini biasa terjadi. Di lain waktu mereka luar biasa. Bagaimanapun, jurnal spiritual memungkinkan jurnalis untuk mencatat bagaimana Tuhan hadir sepanjang hari.
Sementara beberapa wartawan memberi tahu otobiografi rohani mereka melalui penyimpanan akun harian ini, ada pendekatan lain. Beberapa jurnal spiritual menyimpan catatan tentang apa yang Tuhan sedang berbicara melalui pengalaman-pengalaman yang satu. Wartawan benar-benar menuliskan apa yang mereka dengar Tuhan katakan di dalam jurnal mereka. Praktik yang umum adalah menggunakan pena khusus untuk mencatat suara Tuhan hari itu. Hal ini memungkinkan jurnalis untuk merefleksikan dan memisahkan pikiran mereka sendiri dari bisikan yang tenang yang Allah tawarkan kepada mereka pada hari itu.
Cara lain yang kaya untuk merefleksikan memoar spiritual kita adalah dengan melihat kembali jurnal-jurnal kita. Jika entri-entri sebelumnya bertanggal, jurnalis dapat membuat komentar dan menandainya dengan tanggal sekarang. Ini memungkinkan jurnal spiritual untuk menjadi tempat di mana masa lalu dapat terhubung ke masa kini. Ini juga menyoroti cara Tuhan bergerak dalam kehidupan seseorang dari waktu ke waktu. Jurnal ini mengungkapkan bagaimana Tuhan telah menjawab doa, mengubah kehidupan dan menyembuhkannya melalui entri-entrinya. Seseorang menemukan bahwa otobiografi spiritual mereka adalah cerminan kekuatan, cinta, dan kekuatan Allah dalam hidup mereka.
Waktu umum untuk refleksi adalah Tahun Baru. Orang-orang melihat kembali apa yang telah mereka lakukan dan membuat keputusan tentang apa yang ingin mereka ubah. Cara ampuh untuk merefleksikan saat ini adalah dengan melihat kembali entri jurnal beberapa tahun yang lalu. Ini memberi kesempatan kepada jurnalis spiritual untuk melihat autobiografi rohani mereka dari sudut pandang baru. Jurnal memungkinkan perjalanan spiritual untuk dilihat dengan perspektif baru dan memberikan ringkasan aktivitas Allah dalam kehidupan seseorang dari waktu ke waktu.
Ada lebih dari satu cara untuk merefleksikan memoar spiritual kita. Jurnal spiritual hanyalah salah satu alat untuk refleksi ini. Banyak yang menemukan, meskipun, jurnal itu adalah praktik yang dicoba dan benar untuk refleksi. Jika Anda ingin tempat untuk melihat ke belakang dan melihat di mana Tuhan telah bekerja dalam hidup Anda, pertimbangkan untuk membuat jurnal. Ini mungkin memberi Anda suara untuk cerita yang Anda cari. Anda mungkin menemukan bahwa Allah benar dengan Anda di setiap langkah.
Komentar
Posting Komentar